Peningkatan Jalan Usaha Tani
Monev (Monitoring dan Evaluasi) 100% Kegiatan Peningkatan Jalan Usaha Tani Bancah Kaladi
Senin, 8 September 2025 bersama Tim Pemantauan Pembangunan Nagari (TPPN), Pj. Wali Nagari dan Perangkat, Bapak Ketua Bamus dan Anggota Bamus, Babinsa, LPMN, TPK, dan PPKN melakukan Monev 100 persen kegiatan Peningkatan Jalan Usaha Tani Bancah Kaladi Jorong Padang Rajo Batang Puniak Sakato Nagari Ampek Koto Barat Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat Provinsi Sumatera Barat.
Kegiatan Monev ini dilakukan bertujuan untuk peninjauan dan penilaian terhadap pembangunan peningkatan jalan usaha tani bancah kaladi yang telah selesai dilaksanakan (progres seratus persen) untuk memastikan kesesuaian antara anggaran dan hasil pembangunan, serta untuk memastikan kemamfaatan dan berkelanjutan bagi masyarakat petani.
Hasil Monev yang dilakukan volume kegiatan pembangunan peningkatan jalan usaha tani ini adalah sebagai berikut: panjang 191,5m, lebar 3m, dan ketebalan 15cm, dengan anggaran Rp. 100.000.000,- dan sesuai dengan RAB yang ada.
Kegiatan Pembangunan Peningkatan jalan usaha tani bancah keladi ini bersumber dari dana desa Tahun Anggaran 2025 Nagari Ampek Koto Barat.
Monev ini dipimpin oleh ketua TPPN Bapak Jupriantoni, S. TP Kasi Ekonomi dan Pembangunan (Kasi Ekbang) Kecamatan Kinali. Kegiatan Monitoring dan Evaluasi (pengawasan dan penilaian) pelaksanaan program dan kegiatan di Nagari, termasuk pengelolaan keuangan desa dan pembangunan fisik, yang bertujuan untuk memastikan program berjalan sesuai rencana, mencapai target, dan sesuai peraturan perundang-undangan. Monev dilakukan untuk memastikan bahwa dana JUT digunakan dengan transparan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat Nagari.
Nagari Ampek Koto Barat memiliki kondisi lingkungan yang mendukung untuk budidaya pertanian padi, jagung, cabai, kacang-kacangan,
melon dan semangka dan lokasinya yang sangat strategis untuk budidaya pertanian tersebut. Padi, cabai dan jagung
adalah komoditi produksi pertanian masyarakat Nagari Ampek Koto Barat Pada
umumnya, baik masyarakat umum maupun masyarakat Nagari setempat. Hal tersebut mendasari kegiatan ketahanan pangan pilar akses keterjangkauan untuk mempermudah petani
masyarakat setempat untuk mengeluarkan hasil pertaniannya untuk mendukung ketahan pangan di Nagari Ampek Koto Barat untuk dilaksanakan.




Komentar
Posting Komentar