PADANG CANDUAH, 24 Mei 2026 – Dalam rangka mengejar ketertinggalan capaian dan memastikan akurasi data percepatan penurunan stunting, Tenaga Pendamping Profesional Kecamatan Kinali (Rahmat Sai'im, Jarana) bersama Kasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Nagari Padang Canduah dan Nagari Limau Purut telah melaksanakan kegiatan Intensive Supervision & Training (IST) dan On The Job Training (OJT) bagi seluruh Kader Pembangunan Manusia (KPM) di kedua Nagari yang dilaksanakan di Aula Kantor Wali Nagari Padang Canduah Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut langsung atas pemantauan data aplikasi e-HDW (Elektronik Human Development Worker) Triwulan II Tahun Anggaran 2026, yang sebelumnya menunjukkan capaian persentase penginputan baru mencapai 15,5% untuk Padang Canduah dan 9,29% untuk Limau Purut, jauh di bawah target 100% yang ditetapkan pusat . Berdasarkan identifikasi PLD, penyebab utamanya adalah belum meratanya pemahaman indikator baru, kendala teknis aplikasi versi 2026, serta kesulitan akses sinyal di beberapa wilayah Kejorongan.
Pada kesempatan ini selaku PLD materi difokuskan pada:
- Evaluasi capaian dan pemetaan kesalahan pengisian yang sering terjadi
- Penjelasan mendalam definisi sasaran (Keluarga Sasaran, Sasaran anak 0-59 bulan, Sasaran Remaja Putri, Calon Pengantin, Ibu hamil dan Nifas) dan seluruh indikator wajib versi 2026
- Praktik teknis: login, pengimputan data sasaran, hingga cara pengisian data indikator layanan dan siap verifikasi.
- Penanganan masalah umum: data ganda, NIK tidak ditemukan, NIK anak yang belum ada di KK hingga cara melapor mutasi penduduk
“Kunci utama data e-HDW adalah nyata, akurat, dan tepat waktu. Data ini menjadi dasar bagi Pemerintah Nagari dalam mengalokasikan anggaran untuk melakukan intervensi Stunting pada TA 2027 Kalau data salah, kebijakan kita juga meleset,” ujar PLD Rahmat Sai'im selaku fasilitator dalam pemaparan materi.
Pada kesempatan ini Ibu Jarana selaku PLD Nagari Padang Canduah dan Nagari Limau Purut juga memberikan masukan kepada Kasi Kesra dan Kader KPM untuk memfasilitasi kader-kader posyandu untuk menyampaikan kepada masyarakat agar setiap melakukan imunisasi di posyandu agar membawa KK supaya mempermudah nantinya kader KPM melakukan pengimputan berdasarkan data By Name By Address.
Kasi Kesra Padang Canduah dan Limau Purut turut menegaskan komitmen pemerintah Nagari untuk mendukung penuh ketersediaan fasilitas internet dan sarana penunjang, agar Kader KPM tidak lagi terhambat kendala teknis.
Setelah penyampaian secara teori, PLD langsung melakukan pelatihan kepada Kader KPM dan Kasi Kesra secara teknis, dimana setelah data diinput oleh KPM dan sudah diklik pada menu siap untuk diverifikasi maka Admin Desa (Kasi Kesra/Pelayanan) segera melakukan Verifikasi hasil inputan dari kader KPM supaya kader KPM bisa mengisi indikator disetiap sasaran layanan, jika belum diverifikasi oleh admin desa maka di dasbor login KPM tidak akan muncul isian indikator layanan sasaran.
“Sebelumnya saya sering bingung membedakan indikator ‘layanan diterima’ dan ‘hasil pengukuran’. Setelah dijelaskan dan didampingi langsung oleh PLD, sekarang kami sudah paham dan Insya Allah bisa diselesaikan dengan cepat,” ungkap salah satu KPM Nagari Limau Purut.
Hasil pelaksanaan IST OJT kepada Kader KPM dan Kasi Kesra diantaranya:
- KPM sudah mampu melakukan pengimputan data e-HDW versi 2026
- Admin Desa sudah mampu memverifikasi dari imputan KPM
- Kader KPM dan Admin desa segera menyelesaikan TW 2 sebelum akhir bulan Juni 2026 sebagai bahan untuk Rapat FGD RDS dan Rembug Stunting.
- Selaku PLD akan selalu memantau setiap progres imputan KPM
Mantap
BalasHapus